BERITA TERBARU

Minggu, 15 Juli 2018 17:05

Patuh Bayar PBB Dapat Motor dan Kulkas Featured

Written by
Rate this item
(0 votes)

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memberi penghargaan kepada 15 warga Kota Bengawan yang patuh membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahap I/2018. Berupa 10 unit sepeda motor dan 5 buah kulkas. Penyerahan hadiah berlangsung di acara Solo Car Free Day (CFD), tepatnya di Simpang Empat Ngarsopura, Minggu (15/7) pagi. Diharapkan, hadiah ini memotivasi wajib pajak (WP) agar patuh membayar PBB tepat waktu.

“ Tahun ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Jadi untuk mengapresiasi kedisiplinan masyarakat Solo, kami berikan hadiah utama berupa 10 motor dan 5 kulkas. Masing-masing kecamatan dipilih tiga pemenang. Dua pemenang mendapat motor dan satu pemenang mendapat kulkas,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Yulistianto.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta, Yosca Herman Soedradjad menambahkan, pemberian reward ini untuk memotivasi warga membayar pajak tepat waktu. Tahun ini, pembayaran PBB di Solo hingga April diklaim melampaui target.

“Target sebelumnya yang direncanakan hanya Rp 5 miliar. Hasilnya melebihi target mencapai Rp 9 miliar. Dengan demikian kesadaran masyarakat membayar pajak di awal tahun harus kami apresiasi dengan memberikan hadiah,” kata Yosca.

WhatsApp Image 2018 07 16 at 10.51.36

WhatsApp Image 2018 07 16 at 10.50.57

WhatsApp Image 2018 07 16 at 10.52.05

WhatsApp Image 2018 07 16 at 10.52.23

WhatsApp Image 2018 07 16 at 10.52.50

WhatsApp Image 2018 07 16 at 10.53.10

WhatsApp Image 2018 07 16 at 15.00.17

“Target sebelumnya yang direncanakan hanya Rp 5 miliar. Hasilnya melebihi target mencapai Rp 9 miliar. Dengan demikian kesadaran masyarakat membayar pajak di awal tahun harus kami apresiasi dengan memberikan hadiah,” kata Yosca.

BPPKAD optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Solo naik 40 persen hingga 2020 mendatang. Dengan nominal mencapai sekitar Rp 600 miliar. Yosca mengaku pihaknya bakal terus melakukan sosialisasi dan memberikan pelayanan maksimal kepada WP (Wajib Pajak).

“Saat ini likuiditas dari 10 pajak pendapatan baru 21 persen. Hal itu kami rasa masih kurang. Karena PAD Surakarta baru tercapai 430 miliar. Oleh sebab itu kami mencanangkan pada 2020 target Rp 600 miliar tercapai,” harap Yosca.

Read 77 times Last modified on Senin, 16 Juli 2018 08:57

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Pelayanan Informasi

Blangko Form Pajak.png  Command Center Pembayaran E-Pajak PBB.png SP2D Online.png Pelayanan Pajak.png
 
simbok on takon pakde

Video Display

 

BNI  e pajak  E-Pajak  Sosialisasi Pelayanan